Sabtu, 25 November 2017

NU Putuskan Ujaran Kebencian Kategori Perbuatan Tercela


Munas dan konbes alim ulama PBNU di Mataram, NTB
MATARAM, KABARINDONESIA.CO.ID-Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Alim Ulama yang dilaksanakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), memutuskan ujaran kebencian masuk kategori munkar atau perbuatan tercela. 

Keputusan itu dihasilkan melalui Sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudluiyah yang digelar di Pondok Pesantren Darul Falah, Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (24/11/2017) lalu. 

“Amar ma’ruf nahi munkar juga tidak bisa dilakukan dengan kemunkaran karena mengajak kebaikan juga harus dilakukan dengan kebaikan. Oleh karena itu, amar ma’ruf nahi munkar tidak dapat dibenarkan melalui ujaran kebencian yang dalam Islam merupakan bagian dari kemunkaran,” kata Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU Mahbub Ma’afi membacakan rumusan sidang komisi yang dikirimkan melalui siaran pers, Minggu (26/11/2017). 

Senin, 20 November 2017

Perasaan Bahagia Selimuti Pelanggan Daihatsu di Kota Pahlawan




SURABAYA, KABARINDONESIA.CO.ID-Dalam rangka merayakan ulang tahun Daihatsu yang ke-110 tahun, Daihatsu mengadakan berbagai acara untuk memanjakan pelanggan setianya. Salah satunya adalah Daihatsu Setia. Daihatsu Setia merupakan program rekondisi kendaraan pelanggan setia yang terpilih menjadi seperti baru  keluar dari pabrik.

Daihatsu memperbesar cakupan program tersebut menjadi  110 unit mobil Daihatsu, dengan type mobil yang lebih beragam seperti Xenia, Terios, Sirion, dan Luxio di seluruh Indonesia dari program sebelumnya yang bernama Xenia Setia. Pada program ini mobil pelanggan Daihatsu Setia terpilih, direkondisi mulai dari engine, chasis, drive train, interior, exterior, material, painting hingga accessories dalam jangka waktu sekitar dua bulan.Pelanggan juga dimanjakan dengan dipinjamkan mobil pengganti oleh Daihatsu.

Sabtu, 04 November 2017

Sofia Syahreza, Pengusaha Sukses Asal Yogya yang Bermisi Sosial Membantu Sesama

Peduli Lansia, akan Bangun Rumah Senja di Kendal Jawa Tengah



Sofia Syahreza dan keluarga
MISI sosial untuk membantu sesama yang membutuhkan kini sedang dijalankan pengusaha sukses Sofia Syareza, wanita cantik asal Yogyakarta yang banyak membuka usaha di beberapa tempat di tanah air. Banyak sudah kiprah sosial Sofia Syahreza dan keluarga, dalam membantu sesama tanpa memandang latar belakang baik suku, agama maupun golongan, demi kemanusiaan dan derajat kehidupan yang lebih baik. 

Sofia Syahreza yang kini tinggal di Jakarta, ke depan ingin membuat rumah senja, yang bisa digunakan untuk para orang tua lanjut usia  yang sebatang kara dan tidak tertangani oleh pemerintah. "Semacam panti jompo, kini sedang disiapkan rumah senja tersebut. Semoga ada jalan baik untuk mewujudkannya," tegas Sofia berbincang dengan media ini, belum lama ini. 

Sabtu, 23 September 2017

Hapus Dendam dan Prasangka : Perlunya Rekonsiliasi, Permohonan Maaf kepada Korban Pelanggaran HAM


Lusiano bersama korban pelanggaran HAM 65-66
BEDAH buku Palu dan Godam karya Bung Yudy (Rusdy Mastura)  pada acara Kado Cinta untuk Palu (Sulawesi Tengah). Buku Palu dan Godam, Melawan Keangkuhan merupakan kisah di balik permohonan maaf pada korban pelanggaran hak azasi manusia (HAM) peristiwa 1965-1966. Di Palu Sulawesi Tengah yang intinya untuk kedamaian dan kerukunan umat beragama, masyarakat, saling memaafkan sebagai masyarakat kembali ke khitahnya yang damai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dasarnya Pancasila dan UUD 1945.

Bung Yudy tidak minta maaf dengan PKI yang telah dilarang, dibubarkan tetapi meminta maaf kepada korban hak azasi manusia (HAM) yang tidak jelas kesalahannya dan tidak pernah diputus hukum dan diadili, tapi ditahan, HAM hilang puluhan tahun dan mendapat predikat eks tahanan politik (tapol) PKI yang telah menajalani tahanan dan kerja paksa.

Bedah Buku Palu dan Godam : Kisah Permohonan Maaf pada Korban Pelanggaran HAM

CATATAN : Ir Lusiano SH MBA (Advokat, Aktivis)

 
Lusiano dan Rusdy Mastura (mantan Wali Kota Palu)
SAYA mengikuti langsung bedah  buku karya Bung Yudy (Rusdy Mastura) : "Palu dan Godam" di acara Kado Cinta untuk Palu (Sulawesi Tengah). Buku Palu dan Godam, Melawan Keangkuhan merupakan kisah di balik permohonan maaf pada korban pelanggaran hak azasi manusia (HAM) peristiwa 1965-1966. Di Palu Sulawesi Tengah yang intinya untuk kedamaian dan kerukunan umat beragama, masyarakat, saling memaafkan sebagai masyarakat kembali ke khitahnya yang damai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dasarnya Pancasila dan UUD 1945.

Karena sebenarnya PKI itu sudah tidak ada, telah ditumpas dan terlarang di Indonesia. Kalau paham komunis yang mau masuk, sudah tergarda dengan kesaktian Pancasila dan UUD 1945. Tugas negara lah mengamati apabila ada gejala-gejala masuknya paham komunisme, karena itu pemahaman dan pendalaman Pancasila sangat perlu untuk antisipasi bertumbuhnya paham lain yang akan mengubah dasar negara dan haluan negara. 

Rabu, 20 September 2017

Daihatsu Turut Ramaikan GIIAS Surabaya Auto Show 2017


 

SURABAYA, KABARJATIM.CO.ID-Sebagai bukti keseriusan di bisnis otomotif di Indonesia, Daihatsu aktif mengikuti rangkaian pameran otomotif yang ada di GIIAS Surabaya Auto Show 2017 pada 20 – 24 September 2017 di Grand City, Surabaya. Booth Daihatsu dibuat dengan konsep yang nyaman dan bersahabat dengan nuansa perayaan ulang tahun Daihatsu ke-110 menempati area seluas 319 m2.

Sebagai ajang pameran otomotif terbesar di Surabaya, GIIAS Surabaya Auto Show 2017 juga menjadi sarana efektif untuk penjualan produk otomotif termasuk Daihatsu. Pameran ini memberikan kontribusi positif terhadap pasar mobil khususnya di kota Surabaya dan sekitarnya. 

Selasa, 19 September 2017

Menawannya Pasir Berbisik Gunung Bromo



Indahnya Pantai Berbisik Bromo (vian/kg)
BELUM lama ini fotografer kabargroup Vian, menginjakkan kakinya objek wisata Pasir Berbisik Gunung Bromo, Jawa Timur. Pemandangan yang begitu indah dan menawan. Tak heran, objek wisata ini menjadi favorit banyak wisatawan, baik domestik maupun luar. 
Pasir Berbisik ini berada di sebelah timur kawah Bromo, yakni di ketinggian 2000 m dari permukaan laut. Pasir Berbisik juga sering kali dijadikan bagian dari paket wisata Bromo, biasanya kunjungan ke tempat ini dilakukan pada akhir dari sebuah trip setelah mengunjungi ketiga objek wisata lainya seperti, puncak penanjakan 1 melihat sunrise, kemudian melihat aktivitas kawah Bromo, menyaksikan panorama padang rumput savana.
Awal mula dari sejarah Pasir Berbisik, diceritakan dulu nama dari pasir berbisik berkaitan dengan sebuah film yang dibuat oleh seorang sutradara kondang asal negara Indonesia yang bernama Garin Nugroho. 

TERKINI

Space Available

Jadwal Penerbangan Bandara Juanda Surabaya