Selasa, 20 September 2016

Jawa Timur Tambah Satu Medali Emas Dari Boling Single Putri

BANDUNG – Peboling puteri Jawa Timur, Tannya Roumimper, berhasil menambah raihan medali emas dari cabang olah raga boling pada PON XIX/2016 Jawa Barat. Tannya meraih total skor tertingi yaitu 1.266 dengan rata-rata skor 211 pada nomor single putri di Siliwangi Bowling Center, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (20/9/2016).

Medali perak menjadi milik rekan setimnya dari Jawa Timur yaitu Puteri Astari. Sedangkan medali perunggu diraih peboling Nadia Pramanik dari Jawa Barat.
Dengan tambahan satu emas dan satu perak tersebut, Jawa Timur sudah mengumpulkan dua emas dan dua medali perak dari boling. Medali emas pertama dan perak diraih Oscar dan Billy yang turun di nomor single putra, kemarin.


Pada nomor single putri, Tannya meraih skor 212 pada game pertama, 197 (game 2), 220 (game 3), 211 (game 4), 182 (game 5) dan 244 (game 6). Peringkat kedua, Puteri Astari meraih skor 168 (game 1), 204 (game 2), 255 (game 3), 207 (game 4), 189 (game 5) dan 226 (game 6). Sementara peboling Jawa Barat Nadia Pramanik meraih skor 231 (game 1), 203 (game 2), 212 (game 3), 175 (game 4), 214 (game 5), dan 206 (game 6).

Tannya bermain percaya diri dan penuh konsentrasi hingga akhirnya memperoleh skor tertinggi. Dijumpai seusai pertandingan, dia mengaku tidak memedulikan susul-menyusul skor dengan peboling lainnya, terutama dari Jawa Barat dan DKI.

“Saya bermain dan berusaha yang terbaik untuk Jatim hingga lemparan terakhir. Saya tidak memperhatikan raihan skor, saya pernah leading atau tidak, lebih baik saya tidak tahu karena bagi saya itu mengganggu. Tapi dari dukungan di belakang, saya jadi tahu saya akan meraih skor tertinggi, dan lemparan terakhir yang menghasilkan skor tertinggi dan medali emas,” ucapnya.

Disinggung kepindahannya dari tim Jawa Barat ke Jawa Timur, Tannya mengaku, dirinya loyal terhadap Jawa Barat. “I’m really loyal to Jawa Barat. Dua puluh empat tahun saya di Jawa Barat. Tapi saya seorang atlet dan atlet faktornya banyak. Seperti di dunia bisnis atau usaha, ada yang lebih support dan Jawa Timur memberikan itu semua. Karena target, aku bukan hanya PON tetapi ingin menjadi salah satu atlet terbaik Indonesia untuk Asian Games 2018,” ucapnya.

Yang menjadi kunci kemenangan hari ini, kata dia, adalah dukungan dari segenap ofisial tim. Mulai dari manajer yang juga ayahnya, pelatih, psikolog, tim medis dan juga suporter. “Dengan dukungan itu semua, saya hanya bertanding dan memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur,” katanya. (IAR)*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERKINI

Space Available

Jadwal Penerbangan Bandara Juanda Surabaya