Senin, 26 Februari 2018

HAL RAR, Teknik Operasi Wasir Tanpa Pisau

Terjangkau, Tidak Sakit, Tanpa Pemotongan 


dr Sahar Bawazeer
SURABAYA, KABARINDONESIA.CO.ID-Dewasa ini ilmu kedokteran semakin canggih dan teknologi kesehatan semakin maju, sehingga bisa membantu meringankan penderitaan dan penyembuhan bagi orang yang mengalami sakit. Termasuk kepada pasien penderita penyakit wasir, ambeien atau hemoroid. Wasir diakibatkan terjadinya pembengkakan pada pembuluh darah di dinding rektum atau di dalam anus. 
Gejala wasir, biasanya ditandai munculnya gatal-gatal di sekitar anus, pembengkakan, rasa nyeri dan kemerahan di sekitar anus, dan terdapat lendir setelah buang air besar. Pada penderita wasir yang cukup parah biasannya benjolan itu sampai keluar anus dan benjolan itu harus didorong kembali ke dalam setelah buang air besar. Bahkan kadang sampai ada yang mengalami pendarahan setelah buang air besar. 

“Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus, selain kesakitan, penderita bisa mengalami anemia atau kurang darah,” kata dr Sahar Bawazeer, Sp.B (K) dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Bedah Surabaya (RSBS) memberi penjelasan. 

Tapi bagi penderita wasir tidak perlu khawatir karena sekarang di RSBS telah menyiapkan pelayanan one day service, yaitu operasi wasir menggunakan teknologi atau metode operasi HAL RAR singkatan dari Haemorrhoidal Artery Ligation Recto Anal Repair. Metode operasi ini efektif dan sangat minim resiko, karena dengan teknik ini tidak ada pemotongan atau sayatan kecuali hanya ikatan dan jahitan saja, tidak seperti pada teknik operasi wasir lainnya. 
dr Sahar Bawazeer
“Dengan metode ini, pasien akan mendapatkan banyak keuntungan. Pertama, karena tidak ada sayatan maka paska operasi pasien lebih nyaman dan tidak mengalami sakit berlebihan,” kata dr Sahar. 
Kedua, pembiusan lebih sering dilakukan secara regional tidak perlu dan operasi itu sendiri hanya membutuhkan waktu paling lama dua jam. 
”Bahkan biaya operasi wasir dengan metode ini jauh lebih ringan dibanding dengan cara lain yang sudah ada sebelumnya,”. 
Dokter Sahar menambahkan, setelah menjalani operasi dengan metode HAL RAR ini, pasien tidak perlu waktu lama berada di rumah sakit. Bahkan jika mau, pasien boleh langsung pulang setelah operasi dan cukup datang pada saat kontrol saja. Sesuai dengan nama HALRAR, operasi wasir ini menggunakan mesin AMI dan RAR Flexi Probes yang digunakan sekali pakai untuk tindakan operasi. 
Probes ini berguna untuk membantu dokter dalam melakukan prosedur pengikatan pembuluh darah yang mensupply wasir. Metode ini sangat efektif untuk pengobatan wasir dengan derajat rendah sampai menengah dan efektif untuk mengatasi gejala-gejala penyakit wasir. Ligasi atau ikatan berfungsi untuk mengurangi pasokan darah arteri, sehingga bantal wasir menyusut kembali ke ukuran normal. 
Metode ini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan RAR Flexi Probes. Cara kerja mesin HAL RAR dilengkapi USG Dopler, dimana probes tersebut dimasukkan ke dalam lubang anus untuk mendeteksi pembuluh darah arteri penyebab wasir. Begitu dimasukkan alat ini akan mengeluarkan sinyal dan sinyal tersebut akan mendeteksi dimana lokasi pembuluh darah arteri berada. 
Setelah berhasil mendeteksi titik wasir, maka titik wasir tersebut akan diligasi atau diikat. Tujuannya agar pasokan darah ke wasir terhambat dan wasir pun akan menyusut. Ligasi itu sendiri hanya dilakukan di permukaan mukosa, sehingga tidak merusak saraf dan nyeri yang ditimbulkan sangat minim. Jumlah ikatan bervariasi antara satu pasien dengan pasien lainnya tergantung derajat wasir dalam setiap kasus. 
“Paling minimal enam titik saluran pembuluh darah arteri-nya diikat. Setelah diikat dan dijahit ya sudah selesai,” kata dokter yang sudah mulai melakukan operasi wasir menggunakan metode HAL RAR sejak 2015 tersebut. 
Dokter Sahar mengingatkan bahwa setelah menjalani operasi wasir bukan berarti akan sembuh selamanya, kadang suatu ketika bisa saja kambuh mengingat sakit wasir banyak pemicunya. Yang paling banyak menjadi penyebab munculnya wasir adalah gaya hidup. 
Misalnya, kebiasaan buang air besar tidak teratur, olahraga kurang, diet rendah serat, genetika, tidak ada katup dalam vena hemoroid, dan penuaan. Secara umum, lanjut dokter Sahar, semua orang dewasa memiliki wasir atau pernah mengalami gejala wasir. Penyakit ini sebagian besar dijumpai pada orang berusia antara 45 dan 65 tahun. Laki-laki dan wanita mempunyai kecenderungan yang sama untuk terkena wasir. Secara statistik jumlah penderita wanita lebih banyak dibandingkan penderita laki-laki, karena ada faktor kehamilan dan melahirkan. 
Wasir dapat juga terjadi pada anak-anak sekalipun jarang. Biasanya untuk anak-anak berhubungan dengan penyakit-penyakit tertentu (misalnya tingginya tekanan vena porta akibat penyakit hati dan lain-lain). Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Unair itu menambahkan bahwa metode HAL RAR sudah dikenal sejak 2011. 
“Metode ini memberi banyak keuntungan bagi pasien, makanya di berbagai kesempatan saya selalu sampaikan agar masyarakat mengetahui,” tuturnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERKINI

Space Available

Jadwal Penerbangan Bandara Juanda Surabaya