Sabtu, 04 April 2020

Direktur RS Dr Soetomo : Disiplin Physical Distancing Tidak Bisa Ditawar Lagi

Dr dr Joni Wahyuhadi  SpBS (K)
SURABAYA, KABARJATIM.CO.ID - Direktur Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya, Dr dr Joni Wahyuhadi SpBS (K) menegaskan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Jawa Timur, salah satu bentuk konkret upaya dari partisipasi masyarakat adalah melakukan disiplin physical distancing. 

Artinya masing-masing individu harus jaga jarak. Dengan kondisi sekarang ini, lanjut Joni, menjaga jarak antar manusia dan menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang. 

Dapat diartikan bahwa, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti kantor, sekolah, tempat olahraga dan semua tempat yang banyak dikunjungi oleh orang. 

Bila seseorang terpaksa berada dalam kondisi dan situasi tersebut, sebaiknya mengatur jarak sekitar 1-2 meter dari orang lain. Joni yang juga menjabat sebagai ketua rumpun kuratif gugus tugas penanganan penyebaran virus Covid-19 ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa selama 24 jam penuh selalu berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait. 

Mulai dari pencegahan, penanganan dan upaya-upaya lain untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19. "Sedang untuk partisipasi masyarakat selain disiplin soal physical distancing, juga yang tidak kalah pentingnya jaga kekebalan tubuh (imunitas) dengan ditunjang istirahat yang cukup, makan bergizi, gerak dengan berolahraga di sekitar rumah masing-masing," kata Joni. (hms/fen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERKINI

Space Available

Jadwal Penerbangan Bandara Juanda Surabaya